LERES FK-KMK UGM – Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (FK-KMK UGM) kembali menyelenggarakan Health Research and Innovation Expo (HRIE) 2026 sebagai bagian dari rangkaian Pekan raya Medika 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat-Sabtu, 25-26 September 2026. HRIE 2026 menjadi ruang yang mempertemukan peneliti, mahasiswa, unit pendukung, dan masyarakat melalui beragam kegiatan yang menampilkan hasil riset, produk inovasi, pengabdian kepada masyarakat, serta layanan pendukung penelitian di lingkungan FK-KMK UGM. Melalui kegiatan ini, berbagai gagasan untuk menjawab permasalahan kesehatan dapat diperkenalkan, didiskusikan, dan dikembangkan bersama.
HRIE 2026 menghadirkan 6 kegiatan utama, yaitu Kompetisi Riset dan Produk Inovasi; Presentasi dan Diseminasi Poster Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat; Pameran Unit Pendukung Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat; Siaran Inspiratif Bertema Pengabdian kepada Masyarakat dan Riset (Sinema SAT-SET); Kompetisi Video Gagasan Penelitian Kreatif dan Inovatif; serta Kompetisi Quotasi Exhibisi Anatomi. Selama pelaksanaan kegiatan, HRIE 2026 sukses menghimpun 152 karya dari 617 peserta yang berasal dari 92 unit dan institusi. Kegiatan ini juga mencatat 251 kehadiran pengunjung, yang menunjukkan antusiasme sivitas akademika dan masyarakat terhadap perkembangan riset serta pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan.
Kompetisi Riset dan Produk Inovasi menjadi kegiatan utama dalam rangkaian HRIE 2026. Kompetisi ini diikuti oleh pelajar SMA/SMK serta mahasiswa program sarjana (S1), magister (S2), Profesi, dan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari berbagai institusi pendidikan di Indonesia. Setelah melalui babak semifinal, sepuluh tim terpilih untuk mengikuti presentasi final yang diselenggarakan di FK-KMK UGM. Tim finalis berasal dari SMAN 1 Surakarta, MA Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen, SMAN 1 Sumatera Barat, SMA Little Sun Surabaya, SMAN 10 Semarang, SMAN 11 Semarang, Universitas Padjadjaran, Universitas Sebelas Maret, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Gadjah Mada. Salah satu tim finalis merupakan tim kolaboratif yang beranggotakan peserta dari SMAN 10 Semarang dan SMAN 11 Semarang. Pada babak final, para peserta mempresentasikan karya inovasi kesehatan di hadapan dewan juri sebagai bagian dari proses penilaian dan apresiasi terhadap karya yang dihasilkan.

Gambar 1. Presentasi Final Kompetisi Riset dan Produk Inovasi HRIE 2026
Bersamaan dengan presentasi final Kompetisi Riset dan Produk Inovasi, HRIE 2026 turut menghadirkan Siaran Inspiratif Bertema Pengabdian kepada Masyarakat dan Riset (Sinema SAT-SET). Sesi ini menjadi wadah berbagi pengalaman yang mengangkat proses, tantangan, dan dampak penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan. Tiga narasumber hadir dalam sesi ini, yaitu dr. Bagas Suryo Bintoro, Ph.D. dengan topik “My Data, Our Health: dari Data Saya untuk Kesehatan Bersama”, dr. Dian Kesumapramudya Nurputra, M.Sc., Ph.D., Sp.A., Subsp. Neuro. (K), dengan topik “Rencang Massage 2.0: Penguatan Layanan dan Pelatihan Metode Baru dalam Peningkatan Kemandirian dan Ekonomi Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus”, serta dr. Nur Arfian, Ph.D. dengan topik “Uji Efikasi Eksosom pada Model Nefropati Diabetes: Kajian Seluler dan Molekuler”.

Gambar 2. Siaran Inspiratif tentang Pengabdian kepada Masyarakat dan Riset (Sinema SAT-SET)
HRIE 2026 juga menghadirkan Presentasi dan Diseminasi Poster Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai sarana untuk mengapresiasi karya sivitas akademika FK-KMK UGM sekaligus memperluas penyebaran hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pada kegiatan ini, sebanyak 5 finalis penelitian dan 19 finalis pengabdian kepada masyarakat mempresentasikan poster di hadapan dewan juri. Finalis pengabdian kepada masyarakat berasal dari empat skema, yaitu Terintegrasi, Klaster, Human Sociopreneur, dan Reguler. Selain presentasi finalis, seluruh poster peserta juga ditampilkan melalui digital signage yang terhubung dengan website LERES sehingga dapat diakses secara lebih luas sebagai media diseminasi dan dokumentasi hasil karya.

Gambar 3. Presentasi dan Diseminasi Poster Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Semangat kolaborasi HRIE 2026 turut diperkuat melalui Pameran Unit Pendukung Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Pameran ini memperkenalkan berbagai unit, layanan, fasilitas, serta peluang kolaborasi yang dapat mendukung proses penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di FK-KMK UGM. Unit yang berpartisipasi meliputi Biobank, Cancer Registry, Museum FK-KMK UGM, Pusat Kajian FK-KMK UGM, Sekretariat Bersama Jurnal FK-KMK UGM, Laboratorium Riset Terpadu (LRT), Health and Demographic Surveillance System (HDSS), Komisi Etik Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, Biomedical Informatics Research Group (BiRU), UMKM Abdimas Sabun Cair Posbiotik Kah-Yon, dan UMKM Abdimas Rencang Massage. Kehadiran berbagai unit tersebut menunjukkan pentingnya dukungan fasilitas, pengelolaan data, serta pengembangan teknologi dan media untuk menunjang kegiatan riset dan pengabdian kepada masyarakat.

Gambar 4. Pameran Unit Pendukung Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Melalui HRIE 2026, Unit LERES FK-KMK UGM menegaskan komitmennya untuk mendukung pengembangan ekosistem riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat yang kolaboratif dan berkelanjutan. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui pengembangan solusi kesehatan, SDG 4: Pendidikan Berkualitas melalui pelibatan pelajar dan mahasiswa, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur melalui penguatan riset dan produk inovasi, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui kolaborasi lintas unit dan institusi. Sejalan dengan semangat “FK-KMK Berdaya, Berkarya, Menginspirasi Bangsa”, HRIE 2026 diharapkan terus menjadi wadah pengembangan dan diseminasi inovasi kesehatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Author : Nari Nawang Purbamandala
Editor : Meilisa Khoiriya